Terapi Musik Bayi Cerdas
Musik
tidak cuma merupakan materi hiburan yang
memanjakan telinga. Alunan suara yang berirama
ini bisa dimanfaatkan untuk merangsang janin
agar kelak menjadi anak cerdas dan kreatif.
Bahkan musik bisa dipakai untuk memutar janin
sungsang kembali ke posisi normal.
Anda mungkin sudah sering membaca bahwa musik-musik tertentu bisa merasangsang perkembangan otak (kecerdasan) bayi yang ada dalam kandungan. Namun anda tidak tahu di mana anda bisa mendapatkan musik tersebut. Jika itu masalah anda, saya bisa membantu. Musik ini adalah musik yang digunakan oleh pakar terapi musik untuk diperdengarkan kepada bayi dalam kandungan dan bayi usia 0-3 tahun.
CD Music Therapy Bayi Cerdas ini masih menjadi best seller di tokoTOP.com hingga saat ini. Banyak sekali peminat dari indonesia, malaysia, singapore dan brunei memesan CD ini. Kalau sekarang anda sedang hamil, saya sangat menganjurkan anda memperdengarkan musik-musik kepada bayi dalam kandungan anda. Dengan demikian perkembangan otak bayi anda akan sangat pesat dan sempurna.
Mungkin bukan anda yang sedang hamil, tetapi mungkin istri anda sedang hamil, atau anda tahu ada seseorang yang anda kenal sedang hami. Sarankanlah mereka untuk menggunakan CD ini. Banyak juga pelanggan tokoTOP.com yang membeli CD ini sebagai hadiah. Pasti..! CD ini adalah hadiah yang sangat tepat dan sangat bermanfaat.
Musik telah dipakai
sebagai media pengobatan sejak tahun 550 sebelum
Masehi, dan dikembangkan Pythagoras dari Yunani.
Konsep musik ini diterapkan bersama oleh pakar musik
Peter Huebner dan komposer-komposer musik klasik
Jerman, dalam bentuk musik terapi-medis-resonansi
atau istilah asingnya Mdical Resonance Therapy
Music, disingkat MRT-M.
Daya pengobatan MRT-M ini membawa dampak positif
pada ibu hamil, baik yang sehat maupun dengan
gangguan. Penurunan angka kelahiran prematur
merupakan salah satu pengaruh efek pengobatan musik
tersebut. Setiap orangtua tentu ingin mempunyai anak
pandai, cerdas, dan tidak mengalami kesulitan dalam
perkembangan emosionalnya. Untuk mendapatkan itu
semua, tidak hanya diperlukan gizi yang cukup,
tetapi juga diperlukan stimulasi memadai sejak anak
masih dalam kandungan.
Stimulasi yang paling baik, dalam arti mendapat
respons dari janin adalah suara ibu dan musik klasik.
Pendapat ini berdasarkan penelitian pada tahun
1980-an yang dilakukan dr Alfred Tomatis, ahli
telinga hidung dan tenggorok, psikolog, dan pendidik
dari Perancis. Penelitian itu menunjukkan, suara ibu
dan musik klasik dapat merangsang otak sehingga
menimbulkan gerakan motorik tertentu pada janin dan
bayi baru lahir. Suara ibu dan musik klasik dapat
mengatur cepat atau lambatnya denyut jantung janin
dan bayi, serta merangsang penambahan berat badan
bayi. Ketukan musik juga mempunyai efek terhadap
kepandaian anak dalam matematika.
Musik juga dapat memperingan kasus keracunan
kehamilan sampai efek antistres bagi ibu yang akan
menjalani operasi caesar. Singkat kata, dengan
pangaruh MRT-M proses melahirkan menjadi lebih alami
dan mengurangi trauma, serta ibu merasa lebih ceria
dan tenang. Sebuah penelitian juga menunjukkan, ibu
hamil yang bekerja di tempat bising mempunyai
kecenderungan anaknya menjadi hiperaktif.
Musik erat kaitannya dengan daya pendengaran. Orang
yang mempunyai kesulitan pendengaran mempunyai
kecenderungan tingkat toleransi rendah terhadap
frustasi. Mereka juga mempunyai rasa percaya diri
yang rendah, pemalu, selalu merasa khawatir, dan
sulit berteman. Orang-orang dengan kesulitan
pendengaran juga cenderung menghindar dari
kelompoknya, tidak mempunyai motivasi, tidak
tertarik ke sekolah atau bekerja. Kalaupun sekolah
atau bekerja, mereka tidak bertingkah laku baik.
BAGAIMANA musik mempengaruhi otak bayi? Proses
pengenalan musik akan melibatkan banyak daerah di
otak. Di otak terdapat pusat asosiasi penglihatan
dan pendengaran yang berfungsi mengartikan obyek
yang dilihat dan didengar. Informasi dari pusat yang
berada di permukaan otak tersebut akan diteruskan ke
pusat emosi yang diatur di dalam sistem limbic.
Dari pusat pengatur emosi ini perasaan sedih timbul
oleh rangsangan musik dengan kunci minor dan tempo
perlahan. Emosi sedih membawa dampak perubahan
fisiologi tubuh berupa denyutan jantung yang lebih
lambat, tekanan darah meningkat, serta peningkatan
suhu tubuh. Sebaliknya musik dengan kunci major dan
tempo cepat akan membawa perasaan bahagia diikuti
pernapasan yang lebih cepat.
Menilik rangkaian perubahan sistem organik tubuh
manusia terhadap musik, dapat dikatakan hampir
seluruh sistem tubuh terpengaruhi, baik melalui
sistem psikologi, neurologis maupun hormonal.
Musik klasik dapat memberikan rangsangan pada bayi karena kaya komponen suara atau beragam alat musik yang tergabung di dalamnya. Stimulasi musik klasik ini bisa mulai diberikan sejak janin berusia empat bulan. Pada masa ini janin sedang membentuk sel-sel otak, dan syaraf janin sudah memberikan respons pada stimulasi suara.
Stimulasi musik klasik sebaiknya dilakukan setiap hari minimal setengah jam. Musik klasik ini bisa didengarkan sambil melakukan kegiatan lain. Bagi ibu hamil yang tidak begitu menyukai musik klasik dan selalu ketiduran bila mendengarnya, tidak perlu khawatir karena meskipun ibu tertidur janin tetap bisa mendengarkan musik itu.
Segera dapatkan CD kompilasi musik klasik yang dibuat khusus untuk menyempurnakan perkembangan otak janin dan bayi. Cerdaskan bayi dan balita Anda. Bagi ibu hamil, mulailah mendengarkan musik klasik setelah usia janin 4 bulan ke atas. Dan setelah lahir sering-seringlah memutar musik klasik di kamar atau ruang bermain bayi dan balita anda. Saya sertakan pula panduan lengkap menggunakan CD ini untuk ibu dan bayi. Hanya dengan Rp. 65.000,- anda sudah mendapatkan sebuah CD Terapi Musik Untuk Bayi dengan kualitas suara yang sangat bagus.
Harga Rp. 40.000,- | 1 CD | Belum Termasuk Ongkos Kirim
